Covid-19
sumber: https://gisanddata.maps.arcgis.com/apps/opsdashboard/

Penanganan COVID-19 di Pantai Barat, USA

Penanganan COVID-19 di Pantai Barat, USA – Pandemi COVID-19 sudah menyebar hampir di seluruh penjuru dunia, baik negara maju maupun negara berkembang ikut terkena dampaknya. Per 14 Mei 2020, sekitar 4,350,026 orang sudah terinfeksi COVID-19 di seluruh dunia. Total kasus sembuh di seluruh dunia yaitu berjumlah 1,557,812 dan kasus kematian 297,371.

Negara Amerika Serikat (USA) saat ini menjadi negara dengan kasus  sebanyak 1,390,764 orang. Jumlah kesembuhan di Amerika Serikat sebesar 243,430 orang dan jumlah kematian 84,136 orang. Jumlah kasus positif di Amerika Serikat bertambah dengan cepat karena pemerintah USA melakukan test kepada 9,974,831 orang. Untuk melihat statistik COVID-19, silahkan kunjungi link berikut.

Salah satu dosen saya, Prof. Ir. Sarwidi, MSCE., Ph.D., IP-U, mengadakan sesi kuliah studi kasus mengenai Pengalaman dan Pelajaran Penting dari Bencana Covid-19 di USA Wilayah Pantai Barat. Kuliah studi kasus ini disampaikan oleh Ambar Briastuti karena beliau tinggal di wiliayah Pantai Barat, USA.

Timeline / Kronologi COVID-19 di Pantai Barat, USA.

Berikut ini merupakan timeline / kronologi kasus COVID-19 di Pantai Barat, USA.

  • 31 Desember 2019, China melaporkan kasus pertama COVID-19 di Wuhan.
  • 11 Januari 2020, China melaporkan kasus kematian pertama akibat COVID-19.
  • 21 Januari 2020, kasus pertama COVID-19 di Amerika dilaporkan di Washington State sepulang dari Wuhan, China.
  • 28 Februari 2020, kematian pertama COVID-19 di Seattle, US melarang untuk tidak berpergian ke China, Italia, Korea Selatan, dan Iran.
  • 4 Maret 2020, Gavin Newson selaku Gubernur menyatakan California dalam posisi darurat.
  • 13 Maret 2020, sekolah di California ditutup. Presiden Trump menyatakan negara dalam kondisi darurat.
  • 16 Maret 2020, Shelter in Place (SIP) di 7 Country Bay Area.
  • 19 Maret 2020, SIP diberlakukan di California ketika angka kematian dibawah 20.
  • 26 Maret 2020, US menjadi negara  dengan kasus positif COVID-19 terbanyak
  • 31 Maret 2020, sekolah ditutup hingga tahun ajaran baru (Agustus-September)
Zoom
Sumber istimewa

Penanganan COVID-19 di Pantai Barat USA ini bisa dibilang sangat sigap. Pada 31 Maret – 4 Mei 2020 pun terdapat beberapa kebijakan yang harus dipatuhi oleh seluruh warga. Berikut peraturannya:

  1. Social Distancing adalah keharusan. Apabila melanggar akan dikenakan denda.
  2. Semua fasilitas umum seperti tempat bermain, olahraga, dan area rekreasi tidak diperbolehkan untuk dipakai.
  3. Semua bisnis ditutup, kecuali bisnis yang menyediakan kebutuhan pokok, bank, dan obat (apotik) dengan mempraktikkan social distancing.
  4.  Proyek konstruksi juga diberhentikan, kecuali yang berkaitan dengan pengadaan fasilitas kesehatan.

Informasi mengenai persebaran data juga jelas dan di buat secara resmi tanpa adanya buzzer sehingga masyarakat disana dapat mengakses data tersebut secara langsung. Sigapnya Pantai Barat dalam menangani  lebih awal kasus COVID-19 membuat angka kematian lebih kecil dari Pantai Timur (New York).

Pengalaman dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana baik dari pemerintah maupun masyarakat membuat mereka tidak ambil ketika terdapat kebijakan-kebijakan yang mengatur mereka dalam mencegah persebaran COVID-19

Bantuan pemerintah
Sumber istimewa

Bantuan dari Federal dan State meliputi pemberian stimulus ekonomi dimana setiap penduduk yang membayar pajak, diberikan uang $1200, untuk anak $500.

Bagi yang terkena PHK, diberikan bantuan berupa pinjaman ringan untuk sektor ekonomi kecil (terutama sektor jasa).

Penanganan Bencana COVID-19 di Indonesia dan USA

TOTAL POSITIF

404.048

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

329.778

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

13.701

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di Wordpress

Jumlah kasus COVID-19 di indonesia

Perbedaan penanganan bencana COVID-19 di Indonesia berbeda dengan di USA. Perbedaan yang mencolok adalah perbedaan bentuk negara. Amerika menjalankan pemerintahan federal  sehingga per negara bagian bisa membuat kebijakannya masing-masing secara langsung. Kebijakan lockdown pun dapat segera di dilakukan.

Berbeda halnya dengan di Indonesia, kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus saling terkoordinasi sehingga kebijakan lockdown pada daerah lain harus terlebih dahulu disetujui oleh Pemerintah Pusat.

Jika pemerintah pusat tidaik memberikan izin, maka kebijakan lockdown tidak dapat dilakukan.


Itulah penanganan COVID-19 yang dilakukan oleh pemerintah setempat di Pantai Barat, USA. Semoga pandemi ini segera berakhir dan roda ekonomi segera pulih kembali.

Untuk mendukung pemerintah dalam menangani COVID-19 ini, tetaplah #DiRumahAja kalau tidak ada kepentingan yang mendesak.

Semoga bermanfaat.

Kisna Hafizh J.
Seorang Mahasiswa dan Blogger serta part-timer yang ingin membagikan sesuatu hal yang bermanfaat melalui tulisan-tulisan yang dipublish. Kerjasama Bisnis : shxlzn@gmail.com. Note: Tidak diizinkan untuk menyalin tulisan dan gambar tanpa seizin saya.