Candi Ijo – Spot Pemandangan Menarik di Jogja

0
img by: instagram.com/haflzh

Yogyakarta, sebuah kota yang dikenal sebagai kota pelajar. Namun, fakta membuktikan bahwa Yogyakarta merupakan daerah yang sarat akan sejarah, terutama kerajaan-kerajaan Hindu dan Budha. Salah satu wisata candi di Jogja yang wajib dikunjungi adalah Candi Ijo, candi yang berjarak tempuh sejauh 28 kilometer dari pusat kota. Tepatnya, Candi Ijo berada di Desa Sambirejo yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Lokasinya juga tidak terlalu jauh dari kompleks Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko.

Situs sejarah ini tidak hanya menampakkan candi saja, namun kalian bisa menikmati pemandangan daerah Yogyakarta, bahkan landasan pesawat terbang Adisucipto pun terlihat dari sini. Untuk mengunjungi situs ini, diharapkan membawa persiapan yang cukup dan menguasai jalan yang dilalui karena cukup terjal.  Masyarakat setempat pun tidak tinggal diam. Mereka bahu membahu memperbaiki jalanan menuju objek wisata ini menjadi lebih bagus. Objek wisata yang searah dengan candi ini adalah Tebing Breksi.

Pemandangan yang indah dilihat dari kompleks candi

Setiap sisi yang dimiliki Candi Ijo, memberikan banyak makna dan seolah mengajak pengunjung bernostalgia dengan wisata budaya di jaman dahulu. Pemandangan di sekitar Candi sangat indah dan sayang apabila tidak diabadikan menggunakan kamera. Apabila duduk di latar candi menghadap barat, kalian dapat melihat pesawat landing dan take off di bandara Adisucipto. Pemandangan langka seperti ini dapat dijumpai disini karena Pegunungan Seribu sebagai lokasi berdirinya candi ini merupakan batas bagian timur bandara.

Mengenai kebersihan, tempat wisata ini sudah bisa dibilang bersih. Pengunjung yang membawa makanan dan minuman dapat membuang bungkus tersebut di tempat sampah yang sudah disediakan petugas. Dimohon kesadaran menjaga lingkungan wisata ini dari sampah ya, biar pada betah hehe.

Sejarah Candi Ijo (dikutip dari Kepustakaan Candi)

Candi Ijo terletak di Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Candi ini berada lereng barat sebuah bukit yang jauh dari keramaian di kawasan barat Yogyakarta, di selatan Candi Ratu Baka.

Dataran tempat kompleks candi itu berada luasnya sekitar 0,8 hektar, namun diperkirakan bahwa sesungguhnya kompleks Candi Ijo jauh lebih luas dari lahan yang sudah dibebaskan pemerintah tersebut. Dugaan itu didasarkan pada kenyataan bahwa ketika lereng bukit Candi Ijo di sebelah timur dan sebelah utara ditambang oleh penduduk, masih banyak ditemukan artefak yang mempunyai kaitan dengan candi.

Bangunan candi induk berdiri di atas kaki candi yang berdenah dasar persegi empat. Pintu masuk ke ruang dalam tubuh candi terletak di pertengahan dinding sisi barat, diapit dua buah jendela palsu. Di atas ambang pintu terdapat hiasan kepala Kala bersusun. Sebagaimana yang terdapat di candi-candi lain di Jawa Tengah dan Yogyakarta, kedua kepala Kala tersebut tidak dilengkapi dengan rahang bawah. Di atas ambang kedua jendela palsu juga dihiasi dengan pahatan kepala Kala bersusun.

Dalam tubuh candi induk ini terdapat sebuah ruangan. Di tengah dinding utara, timur dan selatan masing-masing terdapat sebuah relung yang bentuknya mirip jendela palsu yang terdapat di dinding luar. Setiap relung diapit oleh pahatan pada dinding yang menggambarkan sepasang dewa-dewi yang sedang terbang menuju ke arah relung.

Bagian dalam candi utama

Di tengah ruangan terdapat lingga yang disangga oleh makhluk seperti ular berkepala kura-kura. Makhluk yang berasal dari mitos Hindu ini melambangkan penyangga bumi.Dengan demikian, pusat candi merupakan garis sumbu bumi. Penyatuan lingga dan yoni melambangkan kesatuan yang terpisahkan antara Brahma, Wisnu dan Syiwa. Lingga, yang seharusnya menancap pada yoni sudah tidak ada di tempatnya.

Atap candi bertingkat-tingkat, terbentuk dari susunan segi empat yang makin ke atas makin mengecil. Di setiap sisi terdapat deretan 3 stupa di masing-masig tingkat. Sebuah stupa berukuran lebih besar terdapat di puncak atap.

Persiapan yang Harus dilakukan

Apa saja sih yang harus dipersiapkan untuk mengunjungi candi ini? Tentunya bensin yang terisi (tidak dalam kondisi kosong), dan kendaraan bermotor yang baik layak untuk pakai (tidak bermasalah). Kenapa demikian? Karena, jalan menuju kesana bisa dibilang sangat terjal, kalian harus benar-benar siap untuk tancap gas sampai ke atas, usahakan yang mengendarai kendaraan bermotor yang sudah berpengalaman guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ya!

Harga Tiket Masuk

Untuk harga tiket masuknya lumayan relatif murah. Wisatawan lokal harus membayar 5.000 perorang, sedangkan wisatawan asing membayar 10.000 perorangnya. Walaupun murah, namun desain tiket nya bagus banget lho! Harga tersebut saya rasa sudah sangat murah mengingat apa yang bisa kalian dapatkan di candi ini (pemandangan dan pengetahuan sejarah).

Jam Buka

Candi Ijo buka dari jam 06.00 pagi sampai terakhir wisatawan masuk jam 17.30 sore, buka setiap hari. Rata-rata pengunjung datang ke candi ijo disaat sore hari dan menunggu hingga sunset datang. Pemandangan sunset dari sini sangatlah indah mengingat sebelah barat candi ini langsung menghadap dataran rendah.

Tempat Parkir

Jangan khawatir perihal tempat parkir, di depan candi ini terdapat beberapa warung yang berjualan makanan dan minuman sekaligus tempat penitipan kendaraan. Parkir motor harus membayar 2000 saja, sangat terjangkau. Lahan parkir yang disediakan pun lumayan luas dan lebih dari satu, jangan khawatir tidak mendapat tempat parkir ya!

Keindahan Candi Ijo

Ketika masuk ke halaman candi utama, akan disuguhi rumput hijau yang terlihat segar, membuat halaman candi terlihat luas dan enak dipandang. Uniknya, di setiap sudut candi ini, bisa kamu jadikan spot foto yang menarik, karena tempat ini memang indah dan keren.

Lanjut ke lokasi percandiannya, disini ada 4 candi dengan satu candi utama yang terletak ditengah dan 3 candi kecil didepannya. Candi utamanya merupakan candi terbesar, yang lainnya ukuran candi lebih kecil.

Candi yang terletak di bawah, berbeda dengan yang lain

Selain keempat candi tersebut, masih ada dua candi lain yang terletak dibawah (tidak satu tempat). Mungkin sedang di susun membentuk pola oleh petugas Candi, atau mungkin tempatnya memang disitu, saya kurang paham.

Rute Menuju Candi Ijo

1 Angkutan Umum

Anda yang ingin mengunjungi Candi Ijo dapat menempuh rute menuju Candi Prambanan dengan menggunakan bus Trans-Jogja (Trayek 1 A atau 1 B) atau menggunakan jasa taksi. Dari Candi Prambanan wisatawan menuju arah selatan (ke kanan jika berangkat dari Yogyakarta, atau ke kiri jika dari arah Solo) dengan menggunakan jasa ojek atau taksi.

2. Kendaraan Pribadi

Apabila  menggunakan mobil / motor pribadi, rute yang ditempuh dari Kota Jogja adalah : Jogja – Jalan Raya Jogja – Solo. Sampai di Km 16 (Candi Prambanan) belok kanan arah Piyungan. Setelah perjalanan sekitar 15 menit, akan nampak papan nama menuju Candi Ijo. Ikutilah papan nama tersebut hingga sampai di kompleks Candi Ijo yang terletak di tepi jalan menanjak Bukit Ijo.

3. Bis Pariwisata

Ada pengecualian untuk bis rombongan yang ingin ke sini, bis tidak boleh naik ke atas dikarenakan kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk dilalui bis. Parkir bis disediakan di sekitar jalan piyungan-prambanan. Larangan untuk bis ini bertujuan untuk mengantisipasi tidak kuatnya bis saat menanjak karena jalanan untuk menuju keatas sangat terjal. Bahkan, pengendara mobil biasa yang tidak memiliki skill atau pengalaman dalam menanjak tidak akan bisa.

Fasilitas

Fasilitas yang tersedia sekarang sudah memadai. Toilet dan tempat makan sudah tersedia karena banyak pengunjung  yang mengetahui letak candi ini. Secara keseluruhan, tempat ini sudah layak sebagai objek wisata. Namun, akses jalan menuju ke candi ini masih kurang bagus karena jalanan cukup terjal, kendaraan besar seperti truk dan bis tidak diperbolehkan untuk naik.

Lokasi Candi Ijo

Candi Ijo
Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.
HTM Rp. 5.000,-

Note:

Semua gambar yang terdapat pada postingan ini merupakan hasil gambar saya. Jika kalian ingin me-repost foto atau artikel disini, harap cantumkan sumbernya, untuk tulisan, saya cantumkan sumber yang saya kutip dibawah postingan ini. Di mohon kerja samanya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.