Porang, Jenis Umbi-Umbian Yang Bikin Paidi Jadi Milyarder – Tim liputan GDM AGRI berkesempatan bertatap muka dengan Paidi, salah satu pembudidaya tumbuhan Porang yang namanya seketika melejit saat dia mampu membuktikan keistimewaan tumbuhan satu ini.

Tumbuhan Porang yang tumbuh liar di hutan, mungkin banyak kita jumpai semasa kecil dulu ketika bermain dengan rekan sejawat, ternyata menjadi sumber uang bagi pria yang mengaku sebelumnya berprofesi sebagai pemulung ini. Paidi mampu melihat celah bisnis yang tidak dilihat oleh kebanyakan orang. Kemampuan belajar yang dikuasi secara otodidak membuat Paidi mampu menganalisa cara membudidayakan Porang secara tepat hingga rantai pemasaranannya.

Kini, selain ia sendiri telah mendulang hasil yang luar biasa dari bertanam tumbuhan Porang, ia pun tak henti menularkan semangat bertani kepada warga di kampungnya.

Celah Bisnis Budidaya Porang Yang Jarang Diketahui Orang

Tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Amorphophallus Muelerri ini merupakan tanaman umbi-umbian yang dapat dikonsumsi. Umbi porang seringkali diolah menjadi bahan pangan sehat, serta produk-produk kesehatan dan kecantikan.

Tak heran, ia mempunyai nilai jual ekspor yang cukup tinggi ke berbagai negara diantaranya Jepang, Australia, Cina dan Vietnam. Tanaman porang biasanya tumbuh di kebun diantara tanaman lain dan semak-semak yang bertanah gembur. Bentuk umbinya adalah bulat dan besar, serta memiliki kulit berwarna hitam kecoklatan.

Tumbuhan ini merupakan tanaman musiman, sehingga umbinya bisa dipanen setahun sekali. Namun, ada cerita menarik yang disampaikan Paidi bahwa ia menerapkan “Revolusi Pertanian”, sehingga ia bisa memanen porang di lahannya hingga 2 kali atau lebih sepanjang tahun.

Melalui percobaan mandirinya hingga menghasilkan “Revolusi Pertanian” ini, Porang yang dikenal hanya bisa tumbuh di bawah pepohonan penyangga, seperti pohon jati, nyatanya bisa ia tumbuh suburkan di area persawahan. Maka tak heran, seluruh warga kampungnya kini rata-rata memanfaatkan area sawahnya untuk membudidayakan Porang dari ilmu yang telah Paidi buktikan.

Manfaat konkrit umbian Porang yang banyak dibutuhkan oleh negara-negara maju, antara lain:

  1. Pembuatan kertas. Umbi porang bisa dijadikan bahan campuran pembuatan kertas agar kertas yang dihasilkan lebih kuat dan halus.
  2. Mengatasi diabetes. Olahan makanan berbahan dasar umbian porang sangat diminati karena mmeberi efek kenyang, sehingga sangat diburu oleh penderita diabetes.
  3. Industri tekstil. Umbi porang memiliki tekstur kenyal, sehingga sering dipakai oleh pengusaha tekstil untuk mengkilapkan kain, dan lain-lain sebagainya.

Mencari Bibit Porang Berkualitas di Aplikasi Online

Permintaan umbi Porang ini sangat tinggi di seluruh dunia. Paidi mengaku, produk panen porang dari lahannya sejauh ini saja baru memasok 1% dari total kebutuhan dunia. Itu artinya, ada celah hingga 99% yang belum diisi oleh petani-petani lokal Indonesia. Saat ini wilayah-wilayah yang menjadi sentra budidaya porang masih meliputi Madiun, Pasuruan, dan Bandung.

Mencari bibit porang saat ini sangat lah mudah. Paidi mengatakan pabriknya menyetok bibit porang serta memberikan edukasi gratis kepada siapa saja yang ingin belajar lebih serius tentang tumbuhan ekspor ini. Namun, ada cara yang lebih simple sehingga anda tidak perlu jauh menemuinya di Madiun. Dengan kemudahan teknologi, kini bibit porang berkualitas bisa anda temui di aplikasi pertanian online, salah satunya GDM AGRI. Dengan kemudahan fitur produk unggulan, konsumen bisa langsung memilih petani lokal Indonesia yang menjual bibit porang berkualitas sesuai dengan kebutuhan, dan mengikuti Paidi menjadi Milyarder selanjutnya. Keunggulan aplikasi jual beli online ini pun ditambah dengan kemudahan untuk berinteraksi langsung dengan peternak, sehingga proses tawar-menawar bisa tetap dilakukan layaknya transaksi tradisional bertatap muka.

Petani lokal porang mudah dan cepat menemukan konsumen. Anda pun akan lebih mudah dan cepat mendapatkan hasil panen lokal dengan harga terbaik. (dss)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.