Tugu Jogja, Landmark Kota Yogyakarta yang Terkenal

2
img by: instagram.com/haflzh

Tugu Jogja  merupakan ikon dari kota Yogyakarta yang sangat dikenal oleh masyarakat. Tugu ini terletak tepat di tengah perempatan Jalan Jendral Soedirman, Jalan A.M Sangaji, Jalan Pangeran Mangkubumi dan Jalan Diponegoro.

Banyak masyarakat yang menjadikan Tugu Jogja sebagai tempat wisata tersendiri karena keunikannya yang khas. Pengunjung dapat berfoto didepan tugu dari sisi manapun dengan catatan berhati-hati karena letak bangunan ini berada di tengah-tengah perempatan yang ramai dilalui kendaraan bermotor.

Tugu Jogja terletak dalam garis imajiner yang magis, yang menghubungkan antara laut selatan, Panggung Krapyak, Keraton Ngayogyakarta, dan Gunung Merapi. Garis imajiner atau sumbu filosofis tersebut melambangkan keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhannya, manusia dengan sesama manusia, dan manusia dengan alam.

Ada mitos yang berhubungan dengan Tugu Jogja ini. Katanya, siapapun yang berfoto di tugu ini, maka akan muncul rasa rindu ketika sudah meninggalkan Yogyakarta dan ingin kembali mengunjunginya.

Sejarah Tugu Jogja

Tugu Jogja

Tugu Jogja sudah berusia sekitar 3 abad, dibangun pada tahun 1755 pada saat pemerintahan Sultan Hamengkubuwana I dan menyimpan banyak sekali makna dan nilai sejarah Kota Yogyakarta. Tugu yang berdiri saat ini adalah hasil renovasi pemerintah Belanda yang setiap sisinya dihiasi oleh prasasti mengenai siapa saja yang terlibat dalam renovasi tersebut. Tugu Jogja hanya memiliki ketinggian sekitar 15 meter dan diberi nama De Witt Paal atau Tugu Pal Putih.

Sebelum di renovasi di tahun 1889 akibat gempa tahun 1867, bangunan awal dari Tugu ini adalah berbentuk tiang silinder yang mengerucut keatas dengan bagian puncak berbentuk bulat. Pada bagian dasar, terdapat pagar yang melingkar dan memiliki tinggi sekitar 25 meter.

Perubahan bentuk pada bangunan Tugu merupakan taktik Belanda agar mengikis persatuan antara Raja dan rakyatnya dalam melawan penjajah. Namun hal tersebut tidak berhasil karena masyarakat pada saat itu tetap bersatu dalam melawan penjajah.

Fasilitas dan Harga Tiket Masuk

Tugu Jogja

Untuk dapat menikmati Tugu Jogja, tidak usah membayar alias gratis. Fasilitas yang diberikan untuk pengujung diantaranya :

  1. Trotoar yang luas dan nyaman untuk pejalan kaki
  2. Terdapat sebuah monumen di sudut jalan yang menampilkan penjelasan-penjelasan mengenai Tugu Jogja.
  3. Dapat berfoto didepan Tugu Jogja dengan memperhatikan keselamatan diri masing-masing.

Waktu yang tepat untuk berkunjung

Garis imajiner

Mengunjungi tempat ini tidak ada batasan waktu lho! Kalian dapat datang kapan saja yang diinginkan. Apabila ingin berfoto dengan hasil yang bagus, kalian bisa datang pagi hari ataupun saat dini hari saat lalu lintas lengang. Namun, apabila ingin berkunjung pada saat siang hari, juga tidak apa-apa kok!

Perhatikan norma kesopanan dan jangan membuang sampah sembarangan ya saat berkunjung. Mari jaga kebersihan agar kita nyaman dalam berkunjung.

 

2 KOMENTAR

  1. pantas kalau orang2 yang upload tugu Yogja selalu bilang kalau mereka inging kembali lagi ke kota ini,,, mungkin kalai aja memang bener ada daya magisnya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.